Semua Artikel
Genderang kebebasan berpikir Islam.
Berapa Persen Setuju Syariah? Ini Data Surveinya
Berapa persen warga Indonesia setuju syariah? Survei Pew Research 2013 dan 2023 sama menunjukkan mayoritas: 72% turun ke 64%, bukan angka karangan medsos.
Kenapa Orang Semakin Melirik Syariah? Ini Sebabnya
Kenapa orang mulai mau syariah? Bukan propaganda, tapi pola berulang: data resmi janggal, harga pangan kacau dua arah, tuntutan reformasi tak kunjung tuntas.
Institusi yang Hilang Bersama Runtuhnya Khilafah
Selama sekitar 1.300 tahun ada institusi negara yang tugasnya mengecek pasar sebelum barang sampai ke pembeli. Ia hilang tepat saat Khilafah runtuh.
Muhtasib Pertama: Nabi Cek Pasar Sebelum Ada yang Komplain
Empat belas abad sebelum ada kata 'viral', Nabi sudah masukkan tangan ke tumpukan makanan untuk mengecek kecurangan, tanpa menunggu satu pun komplain.
Hukum Sandal Berlafaz Allah Menurut Islam: Ini Dalilnya
Hukum sandal berlafaz Allah menurut Islam: dalil Al-Qur'an, prinsip fikih yang mendasarinya, dan apa yang harus dilakukan kalau menemukan produk seperti ini.
Sandal Berlafaz Allah: Bukan Soal Niat, tapi Soal Sistem
Sandal, sepatu sekolah, sampai kaos berlafaz Allah terus muncul dari perusahaan berbeda sejak 2015. Bukan sengaja, tapi sistemnya tak pernah menyaring ini.
Sebelum Ad-Dhuha: Kasus yang Lebih Berat, Hukumnya Sendiri Diperdebatkan
Empat tahun sebelum kasus Ad-Dhuha, ada promosi miras yang konsekuensinya jauh lebih berat. Tapi penegakan hukumnya sendiri dipertanyakan tiga lembaga hukum.
Ad-Dhuha Ditukar Miras: Salahnya Bukan Cuma Satu Brand
Challenge hafalan Surah Ad-Dhuha ditukar miras di festival musik, viral dan dikecam MUI. Kesalahannya nyata, tapi akarnya bukan cuma satu brand.
Dalil Taat: Apa Dasar Kewajiban Taat dalam Islam?
Dalil taat kepada Allah, Rasul, dan pemimpin: dasar syar'inya, batasnya, dan apa yang terjadi ketika perintah bertentangan dengan syariat.
Dharuriyat, Hajiyat, Tahsiniyat: Fiqih Prioritas yang Sering Dilupakan
Dharuriyat hajiyat tahsiniyat adalah tiga tingkatan kebutuhan dalam maqashid syariah. Pahami urutannya, dan banyak keputusan hidup yang tadinya rumit jadi jernih.
Hadits Berpikir Kritis: Dasar Syar'i Menguji Informasi
Hadits berpikir kritis dan dalilnya dalam Islam: dari perintah tabayyun sampai larangan menerima berita tanpa memeriksa. Ini dasar syar'i berpikir kritis.
Kekhalifahan: Sejarah, Makna, dan Kenapa Ia Dianggap Usang
Kekhalifahan dulu pernah menjadi sistem yang menaungi peradaban. Lalu ia runtuh, dan sejak itu dianggap usang. Padahal sejarahnya tidak sesederhana itu, dan pertanyaannya belum selesai.
Khilafah dalam Islam: Bukan Sekadar Bentuk Pemerintahan
Khilafah dalam islam bukan sekadar istilah politik. Ia bagian dari cara Islam memandang hidup secara menyeluruh. Ini arti khilafah dalam islam yang sering terlewat.
Bendera HTI dan ISIS: Panji Rasulullah atau Simbol Gerakan?
Bendera hitam bertuliskan syahadat sering diklaim panji Rasulullah, sekaligus dituduh bendera HTI dan ISIS. Ini fakta berlapisnya, bukan satu jawaban tunggal.
Hizbut Tahrir Indonesia: Siapa Sebenarnya?
Hizbut Tahrir Indonesia sering diringkas jadi satu kalimat berita. Ini gambaran utuhnya: arti Hizbut Tahrir, siapa pendirinya, apa gagasannya, dan kenapa dibubarkan, dalam satu halaman.
HTI Dicap Khawarij: Menimbang Tuduhan dan Bantahannya
HTI sering dicap Khawarij oleh sebagian kalangan Salafi. Ini enam ciri Khawarij menurut hadits, dan bantahan HTI, ditimbang dua sisi tanpa vonis sepihak.
Baitul Mal vs APBN: Beda Nyata, Tapi Bukan Berarti Tanpa Anggaran
Polemik kurban dari APBN memunculkan klaim 'Baitul Mal beda total dari APBN'. Ini benar sebagian, tapi kitab HTI sendiri punya badan penganggaran negara.
HTI Dibubarkan: Kronologi Lengkap 2016-2021
Kronologi lengkap pembubaran HTI: dari iklim politik 2016, Perppu 2017, jalur pengadilan berjenjang, sampai buntutnya yang masih bergulir sampai 2021.
Kesalehan Individu vs Sistem: Kenapa Ini Bukan Dikotomi
Perbaiki diri dulu, atau perbaiki sistem dulu? HTI punya jawaban tegas soal ini. Tapi jawaban paling jujur mungkin menolak pertanyaannya sejak awal.
Musayyar-Mukhayyar: Beda dari Kasb, Bukan Berarti Sesat
HTI punya kerangka takdir sendiri, beda dari kasb Ahlus Sunnah. Bedanya struktural dan nyata, tapi ini ranah khilaf ijtihadi, bukan alasan buat vonis sesat.
HTI Dibubarkan Karena Apa? Analisis Mendalam
Alasan HTI dibubarkan bukan cuma satu baris 'bertentangan Pancasila'. Ini analisis lapis demi lapis: instrumen hukum, dalih pasal, jalur gugatan, dan kritiknya.
HTI Dilarang di Indonesia: Fakta, Kronologi, dan Konteks
HTI dilarang di Indonesia, tapi dilarang seluas apa? Fakta batas cakupannya, kronologi ringkas, dan konteks politik 2016-2017 yang jarang ikut disebut.
Taat Penguasa Tanpa Menunggu Khilafah Tegak Dulu
Ada pertanyaan yang sering dilempar: apakah taat kepada penguasa menunggu Khilafah tegak dulu? Kitab yang justru mendakwahkannya tidak pernah bilang begitu.
Buku Khilafah dan HTI: Daftar Lengkap dan Bisa Dipercaya
Cari buku khilafah atau buku HTI yang bisa dipercaya? Ini daftar beranotasi: karya klasik, buku populer Felix Siauw, sumber primer HT, dan sejarah Utsmaniyah.
HTI Bermazhab Apa? Jawaban Lengkap dan Akurat
HTI bermazhab apa? Jawabannya bukan Syafi'i, Hanafi, Maliki, atau Hanbali. Ini penjelasan akurat berbasis kitab ushul fiqh asli mereka, bukan tebakan.
HTI Itu Apa? Arti Hizbut Tahrir, Sejarah, dan Status Hukumnya
HTI itu apa sebenarnya, dan apa arti hizbut tahrir, bukan cuma judul berita pembubaran? Definisi jujur: pendirinya, metode dakwahnya, dan status hukumnya di Indonesia hari ini.
Khilafah Menurut HT: Konsep Asli, Bukan Tebakan Umum
Konsep khilafah HTI sering disamakan dengan negara Islam pada umumnya. Padahal ada aturan struktural spesifik dari kitab HT sendiri yang jarang dijelaskan.
Qath'i vs Ijtihadi: Bagaimana Islam Menentukan Mana yang Wajib Diikuti?
Qath'i dan ijtihadi sering diklaim sembarangan. Ketika ulama berbeda, apakah itu karena ada dalil qath'i yang saling bertentangan, atau karena ranah ijtihadi yang memang terbuka? Berikut peta untuk membedakan keduanya.
Tauhid yang Kaffah: Ketika Rububiyah dan Uluhiyah Tidak Bisa Dipisahkan
Seri C dimulai dari satu pertanyaan: kenapa rezeki selalu dikaitkan dengan kebijakan dan harga? Jawabannya terletak di sebuah pembedaan yang jarang diajarkan: rububiyah versus uluhiyah. Keduanya bukan pilihan, keduanya adalah satu tauhid utuh.
Qana'ah Bukan Pasrah pada Zalim
Qana'ah, puas atas rezeki dari Allah, adalah sikap mulia yang menenangkan. Tapi ia dicacatkan saat dipakai melarang orang menuntut hak atau diam atas kezaliman.
Rezeki Sudah Ditakdirkan, Tapi Bukan untuk Berhenti Bergerak
Rezeki memang sudah ditakdirkan, dan itu benar. Tapi kebenaran ini sering dibengkokkan jadi alasan berhenti berusaha dan diam atas keadaan dengan dalih takdir.
Sabar Bukan Mati Rasa
Sabar atas kesulitan dan kezaliman adalah perintah yang berpahala tanpa batas. Tapi ia dicacatkan saat dibengkokkan jadi mati rasa: berhenti peduli dan diam total.
Umar dan Harga Pasar: Saat Tauhid Justru Membuat Penguasa Sibuk Mengurus Rakyat
Nabi sendiri menolak mematok harga sembarangan karena harga itu urusan Allah. Tapi Umar bin Khattab, yang seakidah dengan keyakinan itu, justru mengerahkan seluruh negeri untuk mengurus pangan rakyat. Bukti bahwa tauhid yang utuh melahirkan tanggung jawab, bukan sikap berlepas tangan.
Musabbib dan Sebab: Mengambil Ikhtiar Bukan Kurang Tauhid
Kalau semua sudah ditakdirkan, untuk apa repot menempuh sebab? Justru di sinilah satu konsep tauhid sering ketukar: Allah Pencipta sebab, dan sebab tetap wajib ditempuh.
Cara Berpikir Islam: Panduan Pola Pikir (Aqliyah) Muslim
Apa itu cara berpikir Islam? Panduan lengkap pola pikir (aqliyah) seorang Muslim: dari mana akal berpijak, bagaimana menimbang klaim, dan bedanya dari sekadar pintar.
Mutlak dan Muqayyad: Cara Tahu Dalil Sedang Dipotong
Kenapa satu hadis sahih bisa dipakai menyimpulkan hal yang keliru? Sering karena dibaca sendirian. Ini alat ushul klasik untuk membaca dalil secara utuh.
Negara Pengurus Rezeki: Saat Amanah Ri'ayah Ikut Dibuang
Rezeki dari Allah, bukan presiden, itu benar. Tapi dari premis itu sering ditarik kesimpulan lain: mengurus harga dan periuk rakyat bukan urusan penguasa. Di sinilah satu kata kembali hilang: tanggung jawab.
Rezeki dari Allah, Bukan Presiden: Benar, tapi Dipotong
Kalimat yang lagi rame: rezeki dari Allah, bukan presiden, jadi tak ada hubungannya dengan dolar dan harga naik. Separuh pertamanya benar. Separuh keduanya melompati satu kata yang hilang.
Taat pada Penguasa: Sisi Dalil yang Sering Dipotong
Dalil taat kepada penguasa sering dikutip separuh: bagian 'selama bukan maksiat' dibuang di ujung. Ini bacaan utuhnya, dari Al-Quran sampai hadis sahih.
Tawakal Bukan Obat Bius
Rizki sudah dijamin Allah, itu benar. Tapi tawakal bukan berarti berhenti berikhtiar atau diam atas ketimpangan. Ini beda antara tenang dan dibius.
Yusuf dan Logistik Mesir: Saat Seorang Nabi Mengurus Pangan Negeri
Nabi Yusuf membaca ramalan ekonomi tujuh tahun ke depan, lalu menyusun kebijakan penyimpanan pangan satu negeri. Bukti bahwa mengurus periuk rakyat adalah kerja kenabian, bukan cacat tauhid.
Berpikir Cemerlang: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Tersesat
Banyak orang cerdas dan berpendidikan tinggi tetap mengambil keputusan bodoh. Sebabnya bukan kurang pintar, tapi belum berpikir cemerlang (tafkir mustanir). Ini bedanya.
Arti Sekularisme: Apa Itu, Makna, dan Sejarahnya
Arti sekularisme sebenarnya, dan apa itu sekularisme: bukan sekadar anti-agama, melainkan paham yang memindahkan agama ke ruang pribadi dan menyerahkan pengaturan hidup pada akal manusia. Kita bedah asal dan logikanya.
Apakah Ulama Maksum? Menimbang Sanad, Ijtihad, dan Adab Perbedaan
Ulama bukan maksum, tapi sanad ilmu itu nyata. Memegang dua kebenaran ini sekaligus adalah kunci adab perbedaan pendapat yang jujur, bukan sekadar menuduh yang beda.
Asal Mula PestaHaTI: Lahir dari Perdebatan, Bukan Khotbah
Cerita awal kenapa PestaHaTI ada: satu malam panjang menguji gagasan lewat pilar kebenaran, sampai lahir satu disiplin. Akurat dulu, baru viral.
Berpikir Kritis dalam Islam: Diperintah, Bukan Dilarang
Banyak yang mengira iman menuntut berhenti bertanya. Padahal berpikir kritis menurut Islam justru diperintahkan, lengkap dengan disiplinnya. Ini bedanya dari sekadar meragukan.
Demokrasi dalam Islam: Bisakah Keduanya Bertemu?
Demokrasi dalam Islam sering ditanya: cocok atau bertabrakan? Kuncinya bukan soal pemilu atau musyawarah, melainkan siapa pemegang kedaulatan hukum.
Dua Fase Dakwah Rasulullah: Kenapa Mekkah dan Madinah Berbeda
Dakwah Rasulullah menempuh dua fase: Mekkah membentuk pemikiran, Madinah menegakkan masyarakat. Memahami pembagian ini mengubah cara kita membaca sirah.
Fiqh Aulawiyat: Ilmu Menata Prioritas yang Sering Disalahpahami
Fiqh aulawiyat adalah ilmu menata prioritas amal: mendahulukan yang qath'i atas zhanni, yang wajib atas sunnah, sampai tangga dharuriyat, hajiyat, tahsiniyat. Kenali tangga prioritasnya sekaligus pagarnya.
Islam Sempurna, Pemahaman Kita Belum Tentu: Kenapa Ada Empat Mazhab
Islam sebagai wahyu itu sempurna, tapi pemahaman manusia atasnya bisa keliru. Di sinilah jawaban kenapa ada empat mazhab dan beda pendapat ulama yang sehat.
Khilafah vs Kerajaan: Apa Bedanya Sebenarnya?
Khilafah vs kerajaan sering dianggap sama: satu penguasa, nuansa agama. Padahal di akarnya berbeda jauh. Ini perbedaan khilafah dan kerajaan dari sumbernya.
Maqashid Syariah: Lima Hal yang Dijaga di Balik Setiap Hukum
Maqashid syariah adalah tujuan di balik setiap aturan Islam: menjaga agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta. Kenali dharuriyat al-khams dan cara menimbangnya.
Membaca Sumber Primer: Kenapa Menilai dari Kutipan Orang Sering Menyesatkan
Banyak salah paham lahir bukan dari teksnya, tapi dari kutipan dan ringkasan yang sudah bergeser maknanya. Inilah kenapa membaca sumber asli jadi sebuah disiplin.
Mus'ab bin Umair: Kenapa Madinah Menerima Dakwah yang Mekkah Tolak
Mus'ab bin Umair diutus ke Madinah, dan kota itu menerima dakwah yang Mekkah tolak bertahun-tahun. Rahasianya dua: tanah yang siap dan duta yang tepat.
Sekularisme di Indonesia: Negara Kita Sekuler atau Bukan?
Apakah Indonesia negara sekuler? Jawabannya bukan ya atau tidak. Indonesia bukan sekuler murni seperti Barat, tapi juga bukan negara agama. Kita petakan di mana sebenarnya posisinya.
Sistem Khilafah: Apa yang Sebenarnya Membedakannya
Sistem khilafah sering dibayangkan sebagai kerajaan Islam atau ancaman. Padahal yang membedakannya cuma satu hal: hukum berdiri di atas penguasa, bukan sebaliknya.
Syarat Khalifah: Siapa yang Sebenarnya Layak Memimpin Umat
Apa saja syarat khalifah menurut fiqh siyasah? Bukan soal darah atau kekuatan, melainkan adil, amanah, dan cakap. Bedah ringkas kriteria yang sering disalahpahami.
Syura vs Demokrasi: Serupa tapi Tak Sama
Syura vs demokrasi sering dianggap sama karena keduanya bermusyawarah. Padahal keduanya menjawab pertanyaan yang berbeda: yang satu mencari keputusan yang benar, yang satu melegitimasi kehendak terbanyak.
Tingkatan Kepastian Dalil: Mana yang Qath'i, Mana yang Zhanni dan Ijtihadi
Tidak semua dalil sama kuatnya. Mengenali mana yang qath'i, mana yang zhanni dan ijtihadi, adalah kunci agar beda pendapat tidak berubah jadi saling menyesatkan.
Kebenaran yang Memuaskan Akal dan Menenangkan Hati
Kenapa ada hal yang logis tapi bikin hati gelisah, dan sebaliknya? Kenali tiga indikator kebenaran sejati: memuaskan akal, menenangkan hati, dan sesuai fitrah.
Apa Artinya Hidup Islam yang Utuh?
Kenapa kita tenang menerima Islam mengatur shalat, tapi gugup saat Islam mengatur ekonomi dan muamalah? Eksplorasi tentang Islam kaffah dan keutuhan hidup.
Krisis Makna: Penyakit yang Tidak Punya Nama
Kenapa manusia modern punya segalanya tapi tetap merasa hampa? Diagnosis sekularisme dan pemisahan hidup dari maknanya, lewat Pilar Kebenaran.
Mafahim, Maqayis, Qana'at: Bagaimana Cara Pandang Terbentuk
Kenapa satu hal dianggap wajar di satu tempat tapi tabu di tempat lain? Tiga tahap pembentukan cara pandang, dan di mana ia bisa dibajak orang lain.
Thariqah dan Uslub: Yang Tetap dan Yang Boleh Berubah
Kenapa dakwah sering bingung membedakan prinsip yang tetap dari cara yang boleh fleksibel? Pahami dua konsep klasik ini agar selaras zaman tanpa mengorbankan prinsip.
Sathi, 'Amiq, Mustanir: Tiga Cara Otak Memproses Dunia
Mengapa dua orang melihat fakta sama tapi ambil kesimpulan berbeda? Karena mereka berpikir di tiga level berbeda. Kenali tingkatan berpikirmu sendiri.
Dari Sathi ke Mustanir: Menjadi Versi Terbaik dari Pikiranmu
Perjalanan dari berpikir permukaan ke berpikir cemerlang bukan tujuan yang bisa diselesaikan, tapi arah yang ditempuh seumur hidup. Catatan untuk kamu yang sudah memulai.
Kenapa Berpikir Sendirian Tidak Cukup
Cahaya satu lilin gampang ditiup angin. Kebenaran yang ditopang bersama jauh lebih kuat. Tentang ukhuwah dan konvergensi pemikiran dalam jama'ah.
Apa Itu Khilafah? Panduan Lengkap: Makna, Sejarah, Salah Paham
Apa itu khilafah sebenarnya? Apa arti khilafah dalam Islam? Panduan lengkap: dari makna bahasa, definisi ulama, sejarah Rasyidah hingga Utsmaniyah, sampai salah paham yang beredar.
Khilafah Abbasiyah: Zaman Keemasan hingga Tragedi 1258
Khilafah Abbasiyah (750-1258 M) menjadikan Baghdad pusat ilmu dunia di zaman keemasan Islam, sebelum runtuh oleh invasi Mongol. Ini sejarah ringkasnya.
Khilafah di Indonesia: Sejarah Wacana dan Faktanya
Khilafah di Indonesia adalah wacana lama yang kerap memanas. Ini sejarah, posisi ormas besar, dan cara membacanya dengan jujur, bukan dengan panik.
Khilafah Islamiyah Adalah: Pengertian dan Ciri Sistemnya
Khilafah islamiyah adalah sistem pemerintahan Islam yang menegakkan hukum syariat. Ini pengertian syar'i, ciri-cirinya, dan bedanya dari sistem lain.
Khilafah Rasyidah: 30 Tahun yang Jadi Tolok Ukur
Khilafah Rasyidah adalah era empat khalifah sesudah Nabi yang jadi tolok ukur kepemimpinan Islam. Ini sejarah ringkasnya: siapa mereka dan apa warisannya.
Khilafah Umayyah: Imperium Terluas, Suksesi yang Berubah
Khilafah Umayyah (661-750 M) membawa Islam ke wilayah terluasnya, dari Andalusia hingga Sindh, sekaligus mengubah suksesi khilafah menjadi pewarisan dinasti.
Khilafah Utsmaniyah: Dari Puncak Kejayaan hingga Runtuh 1924
Khilafah Utsmaniyah pernah berkuasa di tiga benua selama enam abad sebelum runtuh pada 1924. Ini kisah jujurnya: kelahiran, puncak kejayaan, dan kemundurannya.
Arti Khilafah: Bukan Sekadar 'Kerajaan Islam'
Arti khilafah sering dikira kerajaan Islam atau ditakuti sebagai ancaman. Padahal akar katanya sederhana dan dalam. Ini definisi jujur dari bahasa dan ulama.
Genderang yang Sudah Lama Ada di Dadamu
Penutup series PestaHaTI tentang kebebasan berpikir Islam: merdeka sejati bukan lepas dari semua aturan, tapi akal yang tunduk hanya pada Yang Maha Benar.
Khilafah Itu Wudhu, Bukan Shalat
Khilafah sering dipuja atau ditakuti seolah tujuan akhir. Sebuah telaah konsep: kenapa ia lebih tepat dipahami sebagai syarat, bukan tujuan itu sendiri.
Qadhiyah Mashiriyah: Pertanyaan Nasib yang Kita Hindari
Qadhiyah mashiriyah memaksa kita bertanya: apakah umat sedang menambal gejala, atau bangunannya yang salah? Sebuah telaah konsep yang jujur dan terbuka.
Tiga Pilar Kebenaran: Cara Menguji Apa Pun yang Kamu Yakini
Tafkir mustanir bukan bakat, tapi disiplin. Inilah alat uji universal untuk menimbang keyakinan apa pun: ada fakta, ada dalil, dan kesesuaian di antara keduanya.
Demokrasi Gagal Bukan Karena Kurang Demokratis
Sebuah kritik demokrasi Islam yang dingin: masalahnya bukan kurang suara rakyat, tapi menjadikan suara terbanyak sebagai sumber kebenaran. Apa yang terjadi ketika kebenaran ditenderkan?
Tak ada artikel yang cocok. Coba kata kunci lain.